Singaraja, 23 Maret 2024
Singaraja, 23 Maret 2024, warga SMK Negeri 3 Singaraja bergotong royong ngayah untuk persiapan piodalan Purnama sasih kedasa. Warga sekolah ngayah untuk mapiuning, mendak tirta, mereresik, masang penjor, masang wastra pelinggih dan menghias pelinggih sebagai tempat upacara di Padmasari, Puser, Pura Asem, dan pelinggih lainnya di SMK Negeri 3 Singaraja. Kegiatan lainnya yang dilaksanakan oleh para pendidik dan tenaga kependidikan adalah membuat banten sebagai sarana persembahyangan besok.
Singaraja, 23 Maret 2024, siswa SMK Negeri 3 Singaraja mengikuti perlombaan membuat pejati untuk sarana persembahyangan pada piodalan Purnama sasih kedasa. Siswa yang mengikuti perlombaan adalah perwakilan kelas pada tiap tingkat yang tulus ngayah sebagai wujud bakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa/Tuhan yang Maha Esa. Pejati merupakan sarana upacara untuk pesaksian keteguhan hati memuja Tuhan dalam yadnya. Perlombaan ini dilaksanakan sekaligus melestarikan kebudayaan Bali yang melekat pada ajaran agama Hindu. Peserta yang ikut dalam perlombaan ini tidak hanya perempuan yang identik dengan pembuat banten/sarana persembahyangan tetapi juga diikuti oleh siswa laki-laki. Ini bentuk dari universalitas penerapan emansipasi antara laki-laki dan perempuan sehingga Bali yang dominan beragama Hindu mampu menunjukkan bahwa setiap umat memiliki kedudukan yang sama di dunia ini.
Komentar
Posting Komentar